Ramalan
7 Satria Ronggowarsito
7 Satria Ronggowarsito
Berbeda dengan Prabu joyoboyo dan Prabu
Siliwangi, untuk Ronggowarsito dengan tegas meramalkan di Indonesia
kelak akan dipimpin oleh 7 Satria yang memiliki karakter berbeda-beda.
Ke 7 Satria yang diramalkan tersebut akan menjadi pemimpin bukan hanya
lokal namun tingkat nasional yang selama ini kita kenal dengan sebutan
Presiden. Berikut ke 7 Satria menurut Ronggowarsito :
1. Satrio Kinunjoro Murwo Kuncoro.
Artinya : Pemimpin yang akrab dengan penjara (Kinunjoro). Pemimpin ini akan menjadi tokoh yang sangat tersohor diseluruh jagad (Murwo Kuncoro). Dialah Presiden pertama di Indonesia yaitu Presiden Soekarno.
Artinya : Pemimpin yang akrab dengan penjara (Kinunjoro). Pemimpin ini akan menjadi tokoh yang sangat tersohor diseluruh jagad (Murwo Kuncoro). Dialah Presiden pertama di Indonesia yaitu Presiden Soekarno.
2. Satrio Mukti Wibowo Kesandung Kesampar.
Artinya : Pemimpin yang berharta dunia (Mukti) juga berwibawa/ditakuti (Wibowo), namun akan mengalami suatu keadaan selalu dipersalahkan, serba buruk dan juga selalu dikaitkan dengan segala keburukan / kesalahan (Kesandung Kesampar). Dialah Presiden kedua di Indonesia yaitu Presiden Soeharto.
Artinya : Pemimpin yang berharta dunia (Mukti) juga berwibawa/ditakuti (Wibowo), namun akan mengalami suatu keadaan selalu dipersalahkan, serba buruk dan juga selalu dikaitkan dengan segala keburukan / kesalahan (Kesandung Kesampar). Dialah Presiden kedua di Indonesia yaitu Presiden Soeharto.
3. Satrio Jinumput Sumela Atur.
Artinya : Pemimpin yang diangkat/terpungut (Jinumput) akan tetapi hanya dalam masa jeda atau transisi atau sekedar menyelingi saja (Sumela Atur). Dialah Presiden ketiga di Indonesia yaitu Presiden BJ Habibie.
Artinya : Pemimpin yang diangkat/terpungut (Jinumput) akan tetapi hanya dalam masa jeda atau transisi atau sekedar menyelingi saja (Sumela Atur). Dialah Presiden ketiga di Indonesia yaitu Presiden BJ Habibie.
4. Satrio Lelono Tapa Ngrame.
Artinya : Pemimpin yang suka mengembara / keliling dunia (Lelono) akan tetapi dia juga seseorang yang mempunyai tingkat kejiwaan Religius yang cukup / Rohaniawan (Tapa Ngrame). Dialah Presiden keempat di Indonesia yaitu Presiden KH. Abdurrahman Wahid.
Artinya : Pemimpin yang suka mengembara / keliling dunia (Lelono) akan tetapi dia juga seseorang yang mempunyai tingkat kejiwaan Religius yang cukup / Rohaniawan (Tapa Ngrame). Dialah Presiden keempat di Indonesia yaitu Presiden KH. Abdurrahman Wahid.
5. Satrio Piningit Hamong Tuwuh.
Artinya : Pemimpin yang muncul membawa kharisma keturunan dari moyangnya (Hamong Tuwuh). Dialah Presiden kelima di Indonesia yaitu Presiden Megawati Soekarnoputri.
Artinya : Pemimpin yang muncul membawa kharisma keturunan dari moyangnya (Hamong Tuwuh). Dialah Presiden kelima di Indonesia yaitu Presiden Megawati Soekarnoputri.
6. Satrio Boyong Pambukaning Gapuro.
Artinya : Pemimpin yang berpindah tempat (Boyong / dari menteri menjadi presiden) dan akan menjadi peletak dasar sebagai pembuka gerbang menuju tercapainya zaman keemasan (Pambukaning Gapuro). Dialah Presiden keenam di Indonesia yaitu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Artinya : Pemimpin yang berpindah tempat (Boyong / dari menteri menjadi presiden) dan akan menjadi peletak dasar sebagai pembuka gerbang menuju tercapainya zaman keemasan (Pambukaning Gapuro). Dialah Presiden keenam di Indonesia yaitu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
7. Satrio Pinandito Sinisihan Wahyu.
Artinya : Pemimpin yang sangat Religius sampai-sampai digambarkan bagaikan seorang Resi Begawan (Pinandito) dan akan senantiasa bertindak atas dasar hukum / petunjuk Allah SWT (Sinisihan Wahyu). Untuk pemimpin ketujuh ini belum diketahui karena saat ini Indonesia sedang dipimpin oleh pemimpin keenam.
Artinya : Pemimpin yang sangat Religius sampai-sampai digambarkan bagaikan seorang Resi Begawan (Pinandito) dan akan senantiasa bertindak atas dasar hukum / petunjuk Allah SWT (Sinisihan Wahyu). Untuk pemimpin ketujuh ini belum diketahui karena saat ini Indonesia sedang dipimpin oleh pemimpin keenam.
===================================================================================================
Menurut Ramalan 7 Satria oleh
Ronggowarsito di atas menunjukkan bahwa saat ini Indonesia sedang
dipimpin oleh Satria keenam yaitu Satria Boyong Pambukaning Gapuro yang
tiada lain dutujukan kepada Presiden SBY. Dengan demikian setelah SBY
tidak menjadi presiden di Indonesia, maka kelak akan muncul Satria ke 7
yang bergelar Satrio Pinandito Sinisihan Wahyu menjadi pemimpin di negri
ini membawa Indonesia menuju ke hal-hal baru.
Beberapa kalangan mempercayai bila
Satria ke 7 ini adalah Satrio Piningit atau Ratu Adil sejati seperti
yang diramalkan Prabu Joyoboyo dan Prabu Siliwangi. Kemunculannya
sudah diprediksi akan mampu membawa Indonesia menuju pada kemerdekaan
dan kemakmuran yang sesungguhnya. Namun tidak sedikit pula yang
mempercayai bahwa satria ke 7 tersebut bukan Satrio Piningit. Karena
menurut fersi lain Satrio Piningit akan menjadi satria ke 8 atau ke 9.
Karena masih berbeda-beda fersi, akan lebih baik ditunggu saja kelak
akan terjawab juga masalah ini.
Kapan Satria ke 7 akan muncul..?
Untuk mengetahui waktu kemunculan satria
ke 7, tentunya harus diketahui terlebih dahulu kapan satria ke 6 akan
selesai menjadi pemimpin di Indonesia. Dalam Undang-Undang disebutkan
bila seseorang boleh menjadi presiden di Indonesia dibatasi hanya 2 x
saja seumur hidup. Sementara presiden SBy kita ketahui saat ini menjadi
presiden untuk yang kedua kalinya. Masa jabatan Presiden SBY mulai tahun
2009 dan akan berakhir tahun 2014. Jadi apabila pemerintahan di
Indonesia berjalan lancar, maka Satria ke 7 kelak akan muncul mengganti posisi presiden SBY sekitar tahun 2014.
Lain hal seandainya sebelum tahun 2014
Presiden SBY turun jabatan, maka satria ke 7 tentunya akan muncul lebih
cepat dari tahun tersebut. Ingatlah bahwa dalam Sabda Gaib Prabu
Joyoboyo menyebutkan bila kelak menjelang kemunculan Satrio Piningit, di
Indonesia akan terjadi perang agung. Apabila benar bahwa satria ke 7
itu Satrio Piningit, maka di masa jabatan ke 2 Presiden SBY ini
dipastikan akan terjadi perang agung. Bila kenyataannya demikian maka
dimungkinkan Presiden SBY akan turun jabatan pada saat terjadinya perang
dan dampaknya Satria ke 7 akan muncul sebelum tahun 2014 dan bisa jadi
pula kemunculannya tanpa melalui jalur Pemilu.
Kontrofersi, Senin 7 Juni 2010


0 komentar:
Posting Komentar